Komentar Solari Tentang Perbandingan dengan Zidane

Komentar Solari Tentang Perbandingan dengan Zidane

Juru tak-tik interim Real Madrid, Santiago Solari, keberatan buat dibandingkan bersama koleganya, Zinedine Zidane. Sebab, Solari berpendapat jika Zidane adalah satu dari sekian banyak sosok manajer tersukses sepanjang sejarah El Real.

Solari diangkat menggantikan Julen Lopetegui, hari Senin (29/10). Madrid memecat Lopetegui usai bertekuk lutut 1-5 dari Barca di Jornada ke-10 La Liga Santander dalam bentrok di Camp Nou penghujung minggu kemarin.

Bukanlah pertama kalinya Los Blancos mempromosikan manajer kesebelasan mudanya menuju team inti. Ini terjadi saat Zidane jadi pengganti Rafael Benitez di bulan Januari 2016.

Keputusan El Real bisa dibuktikan jitu. Zidane berhasil memenangkan beberapa piala bergengsi, beberapa diantaranya 3 trofi Liga Champions di dalam 3 kampanye musim terbaru.

Normal apabila publik Santiago Bernabeu penasaran apa Solari bisa mengulangi pencapaian Zidane hingga diberikan kesepakatan kontrak permanen. Namun begitu, lelaki berusia 42 tahun ini memutuskan buat merendah dan menghargai prestasi keren koleganya.

“Mari biarkan ia sendiri. Dirinya satu dari sekian banyak yang paling baik di Real Madrid. Kita tak dapat selalu membahas dirinya. Lebih bagus meninggalkan dirinya di dalam kehebatannya dan tak membandingkannya bersama siapa saja,” terangnya, menurut website resmi Real Madrid.

Madrid punya waktu 2 minggu buat menentukan manajer dengan cara permanen. Tentang masa depannya, Solari mengakui cuma mau memusatkan perhatian memberikan yang paling baik.

“Segala sesuatu berlangsung amat cepat dan yang paling penting ialah kami kerja setiap hari dan menikmati tiap-tiap momen. Ini pun berlaku pada semua pesepak bola. Hal paling penting ialah apakah yang Kamu kerjakan di dalam tiap-tiap latihan dan pertandingan,” katanya.

Santiago Solari sudah meniti karier menjadi bintang Real Madrid di 2000-2005. Bareng Los Blancos, ia meraasakan 2 piala La Liga, 2 Piala Super Spanyol, 1 Liga Champions, 1 Piala Super Eropa serta 1 Piala Interkontinental.

PSSI Menganggap Performa Bima Sakti Sudah Bagus

PSSI Menganggap Performa Bima Sakti Sudah Bagus

Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono mengatakan jika penampilan juru tak-tik interim tim nasional Indonesia, Bima Sakti telah baik sepanjang absennya Luis Milla.

Bima Sakti yang dibantu asistennya, Kurniawan Dwi Yulianto dan pelatih penjaga gawang, Kurnia Sandi, disebut PSSI telah kerja maksimal melatih tim nasional Indonesia.

Hingga mungkin Bima Sakti buat melatih tim nasional Indonesia di Piala AFF 2018 sangat terbuka lebar.

“Teman-teman seharusnya saksikan jika persiapan kesebelasan buat Piala AFF sudah all-out, ” tutur Joko Driyono pada media.

“Coach Bima dibantu Kurniawan serta Kurnia Sandy mengerjakan peran itu dengan serius. Oleh sebab itu dari seluruh pilihan yang ada, PSSI siap dengan target yang tak berubah, ” katanya.

Lelaki jebolan ITS Surabaya ini pun yakin jika Bima Sakti telah siap mengemban peran anyar itu.

Minggu depan, PSSI bakal memberitahukan nasib Luis Milla serta kepastian juru tak-tik tim nasional Indonesia.

“Oleh karenanya Coach Bima akan untuk semua pilihan yang bakal terjadi di pekan depan, ” kata lelaki yang akrab dipanggil Jokdri ini.

“Dan mohon dukungan publik lewat kabar wartawan mudah mudahan memudahkan bintang kita yang bakal menjalani Piala AFF tahun ini, ” jelasnya.

Pelatih Chelsea Yakin Hazard Bisa jadi Pemain yang Lebih Baik Lagi

Juru tak-tik Chelsea, Maurizio Sarri, memperhitungkan Eden Hazard masih punya ruang guna meningkat serta jadi salah satu pesepakbola paling baik di dunia.

Hazard main mengesankan bareng Chelsea sepanjang musim 2018-2019. Malahan, di dalam 8 laga Liga Premier Inggris, Hazard menduduki tempat tertinggi di buku top skorer dengan raihan 7 goal.

Lantas, Sarri optimistis Hazard dapat setingkat lebih produktif di dalam urusan menyarangkan goal serta kemampuan performa di rumput hijau.

“Hazard amat penting serta aku malahan tak paham berapa banyak lagi dia bisameningkat. Menurut aku, dia dapat ada pada jajaran 3 ataupun empat besar bintang paling baik dunia, ” tutur Sarri.

Lebih lanjut, Sarri juga menjamin Hazard bakal tetap berada di Chelsea walau tersedia minat dari tim lainnya, di mana Real Madrid dilaporkan tertarik untuk mengamankan jasa sang pemain. “Kontraknya usai di 2020, namun dia bakal masih pada sini, ” tutur Sarri.

Bapak Jorge Lorenzo Tuduh Marc Marquez Sengaja Jatuhkan Putranya

Chicho Lorenzo, selaku bapak dari pebalap Jorge Lorenzo, tengah merasa sakit hati dengan Marc Marquez tentang kejadian lap pertama di balapan MotoGP Aragon (23/9).

Bapak Jorge Lorenzo berpendapat bahwa Marc Marquez telah sengaja menjadikan anaknya terjatuh dalam kejadian yang berlangsung di tikungan pertama setelah start.

“Saya tidak pernah merasa sakit hati seperti ini sebelumnya, sebab nyawa anak aku dipertaruhkan kala balapan ini serta buktinya tulang kakinya hingga patah, ” tutur Chicho Lorenzo kepada Marca.

“Karena bila ia (Marquez) membelok dengan normal, anak aku bakal baik-baik saja saat ini serta tidak terdapat seorangpun yang dapat mendebat aku, ” lanjutnya.
Selain itu, bapak Lorenzo pun menyalahkan dewan Race Director yang tidak membuat tindakan apapun tentang kejadian kala MotoGP Aragon itu.

“Saya tidak tahu kenapa Race Director tidak memandang bermasalah kala tersebut. Marquez telah mengganggu pembalap lainnya dalam tingkat bahaya yang maksimum, ” kata Chicho Lorenzo.

“Pebalap kuat kayak Marquez bisa mengira tiap-tiap milimeter ataupun tiap-tiap inci melalui area kotor trek dengan tepat sasaran, hingga ia paham dengan pasti apakah yang ia kerjakan. Jelas insiden ini adalah hal yang terencana, ” katanya.

Jorge Lorenzo sendiri pernah diutarakan bugar jelang imbang balap MotoGP Thailand yang dimulai 2 minggu semenjak kejadian itu berlangsung.

Namun begitu, petaka balik lagi diderita Lorenzo kala ia kembali terjatuh dengan hebat dalam pelatihan bebas ke-2 MotoGP Thailand, Jumat (5/10).

Usai melakoni perawatan serta pemeriksaan medis, Lorenzo dipastikan tidak ikut serta buat balapan MotoGP Thailand, Minggu (7/10) .

Jorge Lorenzo sekarang menderita retak tulang di kaki kanannya dan cedera pada kedua tangannya.